This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kimia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Agustus 2012

Laporan praktikum kimia pembentukan ester


Pembentukan Ester
Ester dapat terbentuk dari reksi alkohol dengan asam karboksilat.Pada kegiatan ini akan dipelajari dua reaksi pembentukan ester.
a)      Alat dan Bahan
Alat dan Bahan
Ukuran / satuan
jumlah
Gelas Kimia
250 ml
1
Tabung Reaksi berlengan
-
2
Tungku kaki tiga dan segitiga
-
1 set
Alat pembakar spirtus
-
1
Tabung reaksi
kecil
2
sumbat gabus
-
2
Termometer
-
1
Etanol
-
3 ml
Metanol
-
3ml
Asam asetat
glasial
3 ml
Asam Sulfat
pekat
40 tetes
Asam Salisilat
kristal
1 sendok the

b)       Cara Kerja
1.      Panaskanlah kira-kira 100 ml air dalam gelas kimia hingga suhunya kira-kira 80 0C.
2.      Sementaea air dipanaskan,masukkan kira-kira 3 ml etanol, kira-kira 3 ml asam asetat pekat ( glacial) dan 20 tetes asam pekat kedalam tabung reaksi berlengan.Baui campuran itu. Sumbatlah tabung reaksi itu dengan gabus yang telah dipasang tabung reaksi kecil ( lihat gambar). Isi tabung reaksi kecil dengan air dingin kemudian masukkan perangkat itu kedalam penangas air. Panaskan kira-kira 10 menit.setelah itu, bukalah sumbat gabus dan baui campuran
3.      Ulangi langkah 2 diatas dengan menggunakan 1 sendok teh asam salisilat, kira-kira 3 ml methanol dan 20 tetes asam sulfat pekat.
 selengkapnya silahkan download disini

Jumat, 03 Agustus 2012

DOWNLOAD MATERI KIMIA SMA KELAS 3

kali ini qw share tentang materi kelas 3 matapelajaran kimia yang qw punya, bagi temen2 yang masih sma dan duduk di kelas 3, g' da salahnya kan coba download, sapa tau berguna heeheheh....
yang jelas materi ini cukup ngebantu qw dalam ngelewatin Ulangan harian, ujian sekolah dan ujian nasional...
semoga membantu..
jika temen2 tertarik, silahkan download disini

Rabu, 01 Agustus 2012

Laporan praktikum biologi KERJA ENZIM KATALASE



KERJA ENZIM KATALASE
I.TUJUAN
Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas enzim katalase.
II.DASAR TEORI
Enzim adalah senyawa yang dibentuk oleh sel tubuh organisme.Di dalam sel, enzim diproduksi oleh organel badam mikro peroksisok. Kegunaan enzim katalase adalah menguraikan Hidogen Peroksida (H2O2), yang merupakan senyawa racun dalam tubuh yang terbentuk pada proses pencernaan makanan.Hidrogen peroksida dengan rumus kimia bila H2O2 ditemukan oleh Louis JacqueaThenard pada tahun 1818. Senyawa ini merupakan bahan kimia organik yang memiliki sifat oksidator kuat dan bersifat racun dalam tubuh.Senyawa peroksida harus segera di uraikan menjadi air (H2O) dan oksigen (O2)yang tidak berbahaya. Enzim katalase mempercepat reaksi penguraian peroksida(H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2). Penguraian peroksida (H2O2) ditandai dengan timbulnya gelembung.
 Bentuk reaksi kimianya adalah:
H2O2 --> H2O + O2
Enzim tertentu dapat bekerja secara optimal pada kondisi tertentu pula.Beberapa faktor yang mempengaruhi kerja enzim adalah sebagai berikut :
·         Suhu
Enzim menjadi rusak bila suhunya terlalu tinggi atau rendah. Protein akan mengental atau mengalami koagulasi bila suhunya terlalu tinggi (panas). 
·         Derajat keasaman (pH)
Enzim menjadi nonaktif jika diperlakukan pada asam dan basa yang sangat kuat. Sebagian besar enzim bekerja paling efektif pada kisaran pH lingkungan yang sedikit sempit (pH =±7). Di luar pH optimal, kenaikan atau penurunan pH menyebabkan penurunan aktivitas enzim dengan cepat.
·         Konsentrasi enzim, substrat, dan kofaktor 
Jika pH dan suhu suatu sistem enzim dalam keadaan konstan serta jumlah substrat berlebihan, maka laju reaksi sebanding dengan jumlah enzim yang ada. Jika pH, suhu dan konsentrasi enzim dalam keadaan konstan, maka reaksi awal hinga batas tertentu sebanding dengan substrat yang ada. Jika enzim memerlukan suatu koenzim atau ion kofaktor, maka konsentrasi substrat dapat menetukan laju reaksi
·         Inhibitor enzim
Kerja enzim dapat dihambat, baik bersifat sementara maupun tetap oleh inhibitor berupa zat kimia tertentu. Pada konsentrasi substrat yang rendah akan terlihat dampak inhibitor terhadap laju reaksi.

III. ALAT DAN BAHAN
ü Rak dan tabung reaksi 
ü Gelas ukur
ü Pipet tetes
ü Lampu spiritus
ü Penjepit tabung reaksi
ü Pinset
ü Lidi
ü Korek api
ü  H2O2
ü  NaOH,HCl
ü  ekstraks jantung ayam
ü  ekstraks hati ayam
    
         UNTUK SELENGKAPNYA SILAHKAN DOWNLOAD  di sini